Hubungan manusia dan alam bukanlah hubungan sederhana. Demi kebutuhan dan kesejahteraannya alam itu diatasi, diolah dan dibudayakan[i]. Kita dapat pula ngeri dan gentar padanya, maka benua dijelajahi, laut diarungi, puncak ditaklukan, tetapi perempuan biasanya tidak dihadapkan terhadap tantangan semacam ini. Perempuan dan alam hidup dalam kedamaian[ii]. Karena itu hubungan ini menggambarkan sebuah pertautan kebahagian batin antara sifat alamiah alam yang murni serta keunikan perempuan itu sendiri sebagai mahluk pribadi.

Begitulah sepenggal tulisan Toeti Heraty dalam bukunya bersama Nelly Adam Malik yang berjudul “Seserpih Pinang Sepucuk Sirih Bunga Rampai Puisi Wanita Indonesia”. Sebuah makna yang mengangumkan tentang bagaimana alam pertiwi memberi pesona terhadap lahirnya perempuan-perempuan Indonesia yang merdeka dan mempesona. Pesona mereka tersimpan dalam batin yang kuat, terpancar dalam aura keibuan, dan diukur dengan proses pengabdiannya terhadap keluarga, lingkungannya masyarakat, dan juga bangsanya.

Banyak tampilan alam yang garang membuat sebagian perempuan merasakan ini merupakan ancaman bagi generasi mereka serta anak cucu mereka nantinya. Kodratnya alam kini berganti dengan beragam kegarangannya yang merenggut banyak jiwa. Tetapi alam pertiwi dapat tampil dalam kelembutan yang alami, dalam pesona kelembutan dan wanginya yang merebak yang menampilkan kekayaan perempuan Indonesia dengan baluta kebaya modern dan lukisan alam alamiah merona di pipi mereka.

Ia disebutkan perempuan-perempuan yang berbahagia ;

Ia Unik dan Dinamakan Perempuan

Perempuan modern memiliki keunikannya tersendiri, mereka yang mengerti banyak hal telah berubah begitu mereka menjadi seorang ibu (istri), perempuan dewasa, dan juga remaja perempuan. Karakteristik mereka sangat kuat ketika perasaanya bergejolak dan mereka mampu menyuarakan aspirasi mereka dengan lantang dan kuat. Ia cantik karena ia menghargai dirinya yang berharga dan menyadari tak ada duanya dirinya. Mampu menerima keunikan dirinya dan berdiri dengan sebutan”perempuan” seperti yang sudah digariskan oleh Khalik. Keunikan ini terpancar dan lahir dari kepercayaan diri akan naluri keperempuananya.

Sebuah sifat yang agung ketika seorang perempuan meresponi dan mensyukuri keunikan dan keberhargaan dirinya. Dengan cara seperti inilah orang-orang di sekelilingnya dapat melihat siapa dia sesungguhnya. Ia tidak pernah merasa kurang akan siapa dirinya. Tidak ada masalah dengan bentuk tubuh yang tidak “flamboyan”, tidak masalah dengan kacamata yang digunakannya, tidak ada masalah dengan rambut yang keriting atau lurus.  Perempuan-perempuan Indonesia yang selalu berpikir benar dan mensyukuri mengenai keunikan dirinya. Karena ia mengerti bahwa ia unik, karena itu ia dinamakan perempuan.

Ia Berharga

Perempuan yang cantik adalah mereka yang mengenal betapa beharga tubuhnya. Ia dipuji karena ia mengerti keberhargaan dirinya yang mungkin di jaman modern ini dianggap sebagai hal yang bias. Setiap ia menatap dirinya, ia tau bahwa ia berharga dan indah. setiap orang yang terhubung kepadanya begitu percaya akan keberhargaannya yang merupakan jati dirinya. Ia merasa sempurna dengan keberhargaannya, tidak ada yang kurang ketika ia merasa inilah aku yang berharga. Aku adalah aku, bahkan sampai ketika usiaku senja aku sangat berharga dalam pemandangan tiap orang yang melihatku. Begitulah, perempuan ini berkata tentang dirinya.

Keyakinan dirinya akan keberhargaanya, membuat perempuan-perempuan lain melihat sebuah citra yang tidak biasa dari dirinya. Ia mampu menegaskan siapa dirinya kepada setiap orang yang bersentuhan dengan pribadinya. Dia adalah perempuan yang menghargai keberhargaannya.

Ia  Pekerja yang Tak Kenal Lelah

Perempuan adalah seorang pekerja yang tak kenal lelah. Ia kuat dengan pekerjaan yang ia kerjakan dengan tangannya. Ia menghormati derajat partner hidupnya dan anak-anaknya dengan hasil pekerjaan yang dilakukan oleh tangannya. Ia melintasi malam-malam yang dingin dan siang yang sangat terik, untuk melihat anak cucunya dapat menikmati hasil dari tangannya. Kodratnya dimengerti dengan baik sebagai seorang penolong.

Sepotong roti dibakarnya untuk sarapan dan sepotong daging direbusnya untuk makan malam. Ia bukan bekerja keras yang gila dengan pekerjaanya, ia pekerja keras yang menikmati apa yang dikerjakan dengan tangannya. Ia mampu mendefinisikan apa itu pekerjaan yang mulia sebagai seorang ibu dan perempuan.

Ia membagi-bagikan pekerjaan untuk para pelayan rumah tangganya, sebagai seorang perempuan ia menyiapkan sedikit uang dari pekerjaannya untuk membeli tanah bagi anak cucunya. Ia tau cara menanam dan ia sadar benar akan pekerjaan menuai. Lumbungnya tidak pernah kekurangan padi. Ia bekerja keras, karena ia mengerti bahwa ia pekerja yang tidak kenal lelah, yang menghargai dan menikmati apa yang ia kerjakan tanpa membedakan untuk siapa ia mengerjakannya.

Ia Kuat Karena Ia Adalah Penolong

Di waktu malam pelitanya tidak pernah padam, ia menghitung dengan detail dan akurat setiap rencananya. Ia mengkalkulasikannya dengan baik dan tepat. Ia penuh dengan kekuatan, karena ia telah menerima kodrat Ilahi dalam dirinya sebagai seorang penolong. Ia menguatkan lengannya sambil lalu ia berkata “ aku adalah seorang penolong dan aku lebih kuat dari setiap orang yang kutolong”. Keluh kesahnya dilupakannya karena ia melihat tawa dari setiap orang yang ia tolong.

Ia kuat dan mengerti bahwa lengan-lengannya digunakan untuk mengangkat beban setiap orang yang dikasihinya. Ia tidak pernah menyerah. Ketika ia lelah, ia tetap tidur dengan tersenyum karena ia tau bahwa ia kuat. Kekuatanya menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang. Ketika aku kuat, maka orang yang aku tolong akan lebih kuat. Kalau aku lemah maka orang yang aku tolong akan semakin lemah. Begitu pikirnya sebelum ia terlelap tidur.

Ia Murah Hati

Perempuan yang mengerti arti kecantikannya, adalah perempuan yang murah hati. Ia murah hati kepada mereka yang mengerti kearifan budi pekertinya. Ia murah hati dalam memberi ilmu dalam mendidik, ia murah hati dalam memberikan makanan, ia bahkan murah hati dalam menasehatkan perempuan-perempuan muda dalam menjaga tata krama mereka dalam usia muda mereka. Ia tau dengan betul, bahwa kemurahan hati adalah berkat bagi mereka yang tertindas, miskin dan kesepian. Rumahnya tidak pernah sepi akan banyaknya orang, mereka datang karena begitu menikmati kemurahan hatinya.

Hatinya bermurah, bahkan wajahnya memperlihatnya betapa hatinya sangat bahagia akan siapa dirinya dan apa yang ia berikan. Ketika ia memberikan kemurahannya, ia bahkan menerima lebih dari yang ia berikan. Sungguh berbahagia seisi rumahnya yang mengenalnya sebagai perempuan yang murah hati.

Ia Penuh dengan Perencanaan

Sungguh suatu anugerah bagi mereka yang menyebutnya perempuan super “super woman”. Karena ia adalah perempuan yang penuh dengan perencanaan. Dengan pertimbangan yang matang ia akan duduk sampai jauh malam memikirkan rancangan masa depan anak cucunya. Jika di luar musim dingin, perempuan ini akan memikirkan bagaimana menyiapkan pakaian hangat ketika musim dingin datang. Sewaktu ia menjadi seorang perempuan muda, ia dengan sangat hati-hati merencanakan invertasi keuangan dan masa depannya dan bagaimana ia menjadi perempuan yang matang.

Setiap detail dari kebutuhan, dicatatnya sebagai bagian dari perencanaan. Ia selalu mengerjakan perencanaanya dengan tepat. Perempuan ini dengan hati-hati akan mengelola rencana keuanganya dan bijak dengan setiap pengeluaran.

Perempuan yang cantik ini juga penuh dengan perencanaannya akan setiap kata yang ia ucapkan. Ia sadar benar bahwa perkataannya dapat menjadi pisau yang melukai atau inspirasi yang menguatkan. Ia adalah seorang yang matang dan dewasa dalam perencanaannya dan tidak pernah kurang akal ketika salah satu dari rencananya yang telah disusunnya gagal.

Ia mengerti Pesona Batiniah dan Jasmaniah

Ia tau dengan benar arti make up. Bukan untuk menutupi kependihan hati, kemarahan atau kerapuhannya. Tetapi untuk memberikan pesona melalui gambaran yang benar mengenai siapa dirinya. Pesonanya tersingkap secara alami dan natural, tidak ada pesona yang bias dalam dirinya. Ia mengerti bahwa pesona batiniahnya membawa pesona jasmaniahnya bersinar sebagai citra siapa ia dimata setiap orang yang melihatnya.

Perempuan super ini mengerti bahwa alam adalah sumber alam dapat memberikan manfaat alami bagi tubuhnya yang semakin hari semakin dimakan usia. Sumber alam dikelolanya sebagai manfaat alami bagi tubuhnya.

Ia tidak pernah melupakan bahwa pesona batiniah adalah bagian  yang paling hakiki dari dirinya yang menyingkapkan siapa dia mata setiap orang. Insan batiniah mencari sumber kehidupan agar pancaran pesona jasmaninya tidak dilihat banyak orang sebagai “topeng monyet” atau suatu pertunjukan teatrikal belaka.

Ia dipuji-puji oleh anak-cucunya bahkan orang-orang mengenalnya sebagai perempuan yang berbahagia. Bagi perempuan yang memiliki parter hidup, suami-suami mereka akan mengatakan “banyak perempuan telah berbuat baik tetapi engkau melebihi mereka semua”. Bagi mereka perempuan-perempuan muda sambil menari mereka tertawa mengenai hari depan mereka. Inilah gambaran dan definisi mengenai tema arti cantikmu (cantik menurutmu).

Perempuan Indonesia adalah perempuan yang unik, berharga, kuat, murah hati, penuh dengan perencanaan, dan ia yang menghargai pesona batiniah yang terpancar dalam pesona lahiriah. Perempuan-perempuan Indonesia harus mencitrakan siapa dirinya yang unik dan sesungguhnya. Ia tidak termakan budaya modern dengan citra negatif yang mengikis kekuatannya tapi ia mempertahankan kekuatannya dan menunjukan siapa dia dan budaya kepada setiap orang yang menatapnya.

Perempuan Indonesia adalah mereka yang merdeka sepenuhnya dalam menghargai keberadaan dirinya. Ia tidak pernah berkata untuk apa aku hidup? Tetapi ia selalu menatap ke depan sambil tertawa “aku hidup untuk hari depan yang penuh dengan harapan”.

Ia disebut cantik karena ia memahami bahwa dia adalah perempuan-perempuan yang berbahagia.


[i] .Malik Adam Nelly dan Toeti Heraty. Seserpih Pinang Sepucuk Sirih Bungan Rampai Puisi Wanita.Dunia Pustaka Jaya, Jakarta. Hlm 17

[ii] Ibid

Advertisements