Just another WordPress.com site

Author Archives: silviamelvin


Mini Indonesia merupakan sebuah kesimpulan yang tepat untuk menggambarkan NFEC 2012.  Pengalaman sehari ini NFEC memberikan sebuah gambaran yang holistik mengenai keberagaman (pluralisme). Bercerita mengenai pengalaman satu hari di NFEC, bertemu dengan orang-orang yang berbeda kampung halaman, budaya, latar belakang akademis, tetapi disatukan dalam passion yang sama yaitu pendidikan.

Ga nyangka, ketemu orang-orang yang menginspirasikan saya membangun Indonesia lebih baik lagi. Saya didekatkan kepada passion dan gairah yang sama mengenai bagaimana seorang anak muda membuat perubahan yang berarti pada masa mudanya. Entah kenapa?!! Rasanya luar biasa, sebuah rasa penerimaan yang berharga mengenai bagaimana setiap orang saling menghargai visi dan membangun visi tersebut secara konsisten.

Terlahir di Papua membuat saya lebih menjadikan sebuah pertemanan dan hubungan itu berharga untuk dibangun, rasa penghargaan dan tanggung jawab moral dan sosial penting untuk dikembangkan. Saya belajar dari banyak orang mungkin 120 orang lebih yang tidak semua dapat saya kenal secara dalam, tapi saya mengagumi passion anak-anak muda untuk menjawab salah satu tantangan terbesar pembangunan bangsa, yaitu pembangunan di bidang pendidikan.

Saya sangat ditantang sekaligus diinspirasikan dengan plenary juga session di kelas yang membuka pola pikir saya bertindak dan konsisten dengan semangat atau visi yang saya miliki. Ada seorang pembicara di session kelas namannya Mizbah, sangat menginspirasi mengenai gerakan PAS (putih abu abu scholarship) dari Surabaya. Sebuah wujud keperdulian yang tinggi mengenai bagaimana memperdulikan pendidikan lanjutan agar setiap anak dapat sekolah ke tingkat SMA.

Saya juga merasakan semangat kekeluargaan yang tinggi saat malam dinner, saya rasa sebuah anugerah bisa merasakan semangan mini Indonesia dalam cakupan yang saya mengerti sebagai sebuah wahana untuk membangun pendidikan yang lebih baik. Banyak yang mau ditulis, tapi rasanya akan dilanjutin di postingan selanjutnya.

Terima kasih NFEC 2012.

 

Salam Hangat

Silvi


Desakan-desakan nurani berlomba untuk menyuarakan aspirasi

Entah ini yang dinamakan aspirasi atau kepentingan sepihak

Hal ini ternyata sudah menjadi sesuatu yang bias pada bangsa ini

Fungsi ganda menempel bagai mata uang yang punya dua sisi yang berbeda

 

Makna pengabdian disusun hanya sebagai panggung politik kebohongan semata

Mata orang kecil ditutup dengan sedikit janji yang saking tingginya sulit untuk diraih

Alih alih mereka yang dulu menggambarkan dirinya bunga sekarang  berkicau bunganya telah layu

Bayangan akan kekuatan lawan-lawan politik terbenam dalam tidur-tidur patriotiknya

 

Dalam tawanya tersimpan makna tahan banting  akan perlawanan terhadap cibiran juga pujian

Dengan gamblang menjawab dengan interpretasi akedemisnya di sidang bailout century siang itu

Ia yang memakai kebaya yang manis saat pengangkatannya kembali menjadi abdi untuk urusan uang rakyat

 

Sebuah ikhtiar untuk meredam gejolak politis dengan mengasingkan diri dari kegaduhan massa

Beragam situasi negeri menjadi alat kontrol bahkan kendaraan politik bagi sejumlah manusia tertentu

Tidak mudah membenamkan diri dalam situasi serba tertekan memilih mundur tapi kian terdesak

Pilihan untuk sejenak meninggalkan sejumlah tekanan politik dirasakan merupakan pilihan yang terbaik

 

Bukan kekalahan katanya tapi kemenangan yang tertunda untuk dirayakan

Akankah pengharapan yang lebih baik timbul saat kebutuhan itu datang

Padahal sekarang ia sedang sedikit menarik nafas dengan tugas barunya

Sesekali mungkin mengikuti dengan seksama perkembangan bangsanya

Melihat mendengar juga memperhatikan dengan sungguh beragam polemik kebangsaan

 

Banyak orang menyindir perginya  sebagai kebuntuan nurani seorang Sri

Dengan jalur kebuntuan pergi di tengah keputusasaan bangsanya

Atau bahkan mungkin juga keputusasaannya tak pernah kita tau

Ini sebuah elegi untuk menulis ulang seorang wanita patriotik yang bernama Sri


Bekerja di musim-musim tanpa nama, karena memang sekarang sedang beken dalam perubahan musim yang setidaknya sedikit mempengaruhi pendapatan manusia-manusia tani.  Ladang-ladang pengirikan dipenuhi dengan beragam tanaman multikultura, setidaknya bumi ini dipenuhi dengan kasih karunia sang Khalik. Berbekal ketrampilan yang cukup sederhana, ia pergi meladang. Hampir setengah hari dari waktunya tiap tiap hari dihabiskan dengan berladang. Sementara banyak orang bekerja  dengan keringat ketidakjujuran sedang menghadapi putusan hakim di pengadilan pusat. Tidak mau diresahkan dengan practice high politic, manusia-manusia tani berpikir sederhana mengenai kearifan ladang yang selalu akan dituai jika musim menuai tiba.

Manusia-manusia tani ini tidak pernah capek berpikir mengenai kelonggaran penegakan hukum sipil-militer, pemberantasan koruptor, bahkan sampai juga kepada menurunnya semangat diplomasi Indonesia. Toh, itu semua tidak membuatnya mendapatkan penghasilan tambahan dengan hanya memikirkan hal-hal yang seyogyanya hanya bagi mereka yang didaulat oleh rakyat untuk perduli dengan permasalahan semacam itu.

Sekarang kegembiraannya hanya sebatas forum-forum cukup resmi seperti koperasi desa untuk menyalurkan padi hasil panen atau bahkan jika beruntung hasil-hasil kebunnya bisa disalurkan ke pasar tradisional.  Cukup senang dengan kehidupan yang sederhana yang baginya cukup.Jika melihat bentuk tatananan sosial kemasyarakatan saat ini, tentu banyak koridor-koridor ketimpangan terjadi dalam praktek kehidupan berbangsa. Apa yang kita lihat hari ini adalah sebuah ketimpangan yang coba diperbaiki dengan setengah hati melalui “politik tambal sulam”. Padahal “masyarakat masa depan ini dapat diciptakan dengan aksi sosial yang dilakukan secara intersif”.[1], artinya tidak boleh ada sebuah aksi sosial yang dikerjakan dengan setengah gegabah maupun ceroboh. Penting kemudian digaris bawahi bahwa cita cita nasional dan agenda kebangsaan tidak dapat diwujudkan dalam waktu yang  instan. Oleh karenanya semangat pembangunan individu yang berdaya saing dan daya juang merupakan harapan yang ajeg, jika kita ingin melihat Indonesia baru beberapa puluh tahun ke depan. Tantangan sekarang adalah siapa yang mau duduk dan mengusahakan untuk membangun generasi Indonesia masa depan? Ini merupakan pemikiran sangat sederhana mengenai generasi, ditengah deru sikut sikutan politisi, konflik masyarakat, kemerosatan wibawa aparatur negara, serta inkonsistensi pembangunan nasional(kesehatan, pendidikan, hukum).

Telah menjadi hal yang lumrah bahwa lumbung-lumbung tani masyarakat hanya satu dari sekian kotak konflik internal politik yang coba diperdengungkan kembali untuk mencari solusi-solusi alternatif bagi kemajuan Bangsa.  Keengganan “orang-orang besar” untuk berpikir sederhana seperti manusia-manusia tani ini membuat pekerjaan semakin sulit. Teori sosial kritis ini, berkeyakinan bahwa perubahan sosial dimulai dari rumah, pada kehidupan sehari-hari manusia, misal seksualitas, peran keluarga dan tempat kerja.[2] Kesederhanaan untuk berpikir bahwa keluarga adalah titik awal perubahan merupakan suatu proses ikhwal yang pada hakekatnya harus dipertanggung jawabkan dengan kesadaran penuh (full of consciousness). Peran positif dalam lingkungan terkecil inilah yang justru akan menyatu dalam semangat perubahan yang lebih baik.

Sudah terdesak kita ke pinggir![3] Mungkin maksud ungkapan ini adalah jangan sampai kita terdesak baru kita sadar bahwa kita sudah ke pinggir dan hampir jatuh terperangkap dalam kebutaan moral. Untuk mempelajari kearifan mungkin kita harus merenung sedikit menjauh dari gelombang kekuasaan serta beralih kepada pikiran sederhana manusia2 tani. Mereka yang mencari hasil untuk kebutuhan dan membangun sistem sederhana dari kerja keras dan keringat untuk memetik hasil berkah Sang Khalik, sisa yang lebih dari keuntungan mereka adalah anugerah Tuhan.

[1] Angger,Ben.2007.Teori Sosial Kritis (kritik, penerapan dan implikasinya).Yogyakarta:Kreasi Warna.Hlm:8.

[2] Ibid, hlm 9.

[3] Malaka,Tan.2000. Gerpolek.Yogyakarta; Jendela.

 

# beberapa tulisan di bulan ini  rasanya terlalu serius. Semoga bisa lebih serius lagi^^

 


Hubungan manusia dan alam bukanlah hubungan sederhana. Demi kebutuhan dan kesejahteraannya alam itu diatasi, diolah dan dibudayakan[i]. Kita dapat pula ngeri dan gentar padanya, maka benua dijelajahi, laut diarungi, puncak ditaklukan, tetapi perempuan biasanya tidak dihadapkan terhadap tantangan semacam ini. Perempuan dan alam hidup dalam kedamaian[ii]. Karena itu hubungan ini menggambarkan sebuah pertautan kebahagian batin antara sifat alamiah alam yang murni serta keunikan perempuan itu sendiri sebagai mahluk pribadi.

Begitulah sepenggal tulisan Toeti Heraty dalam bukunya bersama Nelly Adam Malik yang berjudul “Seserpih Pinang Sepucuk Sirih Bunga Rampai Puisi Wanita Indonesia”. Sebuah makna yang mengangumkan tentang bagaimana alam pertiwi memberi pesona terhadap lahirnya perempuan-perempuan Indonesia yang merdeka dan mempesona. Pesona mereka tersimpan dalam batin yang kuat, terpancar dalam aura keibuan, dan diukur dengan proses pengabdiannya terhadap keluarga, lingkungannya masyarakat, dan juga bangsanya.

Banyak tampilan alam yang garang membuat sebagian perempuan merasakan ini merupakan ancaman bagi generasi mereka serta anak cucu mereka nantinya. Kodratnya alam kini berganti dengan beragam kegarangannya yang merenggut banyak jiwa. Tetapi alam pertiwi dapat tampil dalam kelembutan yang alami, dalam pesona kelembutan dan wanginya yang merebak yang menampilkan kekayaan perempuan Indonesia dengan baluta kebaya modern dan lukisan alam alamiah merona di pipi mereka.

Ia disebutkan perempuan-perempuan yang berbahagia ;

Ia Unik dan Dinamakan Perempuan

Perempuan modern memiliki keunikannya tersendiri, mereka yang mengerti banyak hal telah berubah begitu mereka menjadi seorang ibu (istri), perempuan dewasa, dan juga remaja perempuan. Karakteristik mereka sangat kuat ketika perasaanya bergejolak dan mereka mampu menyuarakan aspirasi mereka dengan lantang dan kuat. Ia cantik karena ia menghargai dirinya yang berharga dan menyadari tak ada duanya dirinya. Mampu menerima keunikan dirinya dan berdiri dengan sebutan”perempuan” seperti yang sudah digariskan oleh Khalik. Keunikan ini terpancar dan lahir dari kepercayaan diri akan naluri keperempuananya.

Sebuah sifat yang agung ketika seorang perempuan meresponi dan mensyukuri keunikan dan keberhargaan dirinya. Dengan cara seperti inilah orang-orang di sekelilingnya dapat melihat siapa dia sesungguhnya. Ia tidak pernah merasa kurang akan siapa dirinya. Tidak ada masalah dengan bentuk tubuh yang tidak “flamboyan”, tidak masalah dengan kacamata yang digunakannya, tidak ada masalah dengan rambut yang keriting atau lurus.  Perempuan-perempuan Indonesia yang selalu berpikir benar dan mensyukuri mengenai keunikan dirinya. Karena ia mengerti bahwa ia unik, karena itu ia dinamakan perempuan.

Ia Berharga

Perempuan yang cantik adalah mereka yang mengenal betapa beharga tubuhnya. Ia dipuji karena ia mengerti keberhargaan dirinya yang mungkin di jaman modern ini dianggap sebagai hal yang bias. Setiap ia menatap dirinya, ia tau bahwa ia berharga dan indah. setiap orang yang terhubung kepadanya begitu percaya akan keberhargaannya yang merupakan jati dirinya. Ia merasa sempurna dengan keberhargaannya, tidak ada yang kurang ketika ia merasa inilah aku yang berharga. Aku adalah aku, bahkan sampai ketika usiaku senja aku sangat berharga dalam pemandangan tiap orang yang melihatku. Begitulah, perempuan ini berkata tentang dirinya.

Keyakinan dirinya akan keberhargaanya, membuat perempuan-perempuan lain melihat sebuah citra yang tidak biasa dari dirinya. Ia mampu menegaskan siapa dirinya kepada setiap orang yang bersentuhan dengan pribadinya. Dia adalah perempuan yang menghargai keberhargaannya.

Ia  Pekerja yang Tak Kenal Lelah

Perempuan adalah seorang pekerja yang tak kenal lelah. Ia kuat dengan pekerjaan yang ia kerjakan dengan tangannya. Ia menghormati derajat partner hidupnya dan anak-anaknya dengan hasil pekerjaan yang dilakukan oleh tangannya. Ia melintasi malam-malam yang dingin dan siang yang sangat terik, untuk melihat anak cucunya dapat menikmati hasil dari tangannya. Kodratnya dimengerti dengan baik sebagai seorang penolong.

Sepotong roti dibakarnya untuk sarapan dan sepotong daging direbusnya untuk makan malam. Ia bukan bekerja keras yang gila dengan pekerjaanya, ia pekerja keras yang menikmati apa yang dikerjakan dengan tangannya. Ia mampu mendefinisikan apa itu pekerjaan yang mulia sebagai seorang ibu dan perempuan.

Ia membagi-bagikan pekerjaan untuk para pelayan rumah tangganya, sebagai seorang perempuan ia menyiapkan sedikit uang dari pekerjaannya untuk membeli tanah bagi anak cucunya. Ia tau cara menanam dan ia sadar benar akan pekerjaan menuai. Lumbungnya tidak pernah kekurangan padi. Ia bekerja keras, karena ia mengerti bahwa ia pekerja yang tidak kenal lelah, yang menghargai dan menikmati apa yang ia kerjakan tanpa membedakan untuk siapa ia mengerjakannya.

Ia Kuat Karena Ia Adalah Penolong

Di waktu malam pelitanya tidak pernah padam, ia menghitung dengan detail dan akurat setiap rencananya. Ia mengkalkulasikannya dengan baik dan tepat. Ia penuh dengan kekuatan, karena ia telah menerima kodrat Ilahi dalam dirinya sebagai seorang penolong. Ia menguatkan lengannya sambil lalu ia berkata “ aku adalah seorang penolong dan aku lebih kuat dari setiap orang yang kutolong”. Keluh kesahnya dilupakannya karena ia melihat tawa dari setiap orang yang ia tolong.

Ia kuat dan mengerti bahwa lengan-lengannya digunakan untuk mengangkat beban setiap orang yang dikasihinya. Ia tidak pernah menyerah. Ketika ia lelah, ia tetap tidur dengan tersenyum karena ia tau bahwa ia kuat. Kekuatanya menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang. Ketika aku kuat, maka orang yang aku tolong akan lebih kuat. Kalau aku lemah maka orang yang aku tolong akan semakin lemah. Begitu pikirnya sebelum ia terlelap tidur.

Ia Murah Hati

Perempuan yang mengerti arti kecantikannya, adalah perempuan yang murah hati. Ia murah hati kepada mereka yang mengerti kearifan budi pekertinya. Ia murah hati dalam memberi ilmu dalam mendidik, ia murah hati dalam memberikan makanan, ia bahkan murah hati dalam menasehatkan perempuan-perempuan muda dalam menjaga tata krama mereka dalam usia muda mereka. Ia tau dengan betul, bahwa kemurahan hati adalah berkat bagi mereka yang tertindas, miskin dan kesepian. Rumahnya tidak pernah sepi akan banyaknya orang, mereka datang karena begitu menikmati kemurahan hatinya.

Hatinya bermurah, bahkan wajahnya memperlihatnya betapa hatinya sangat bahagia akan siapa dirinya dan apa yang ia berikan. Ketika ia memberikan kemurahannya, ia bahkan menerima lebih dari yang ia berikan. Sungguh berbahagia seisi rumahnya yang mengenalnya sebagai perempuan yang murah hati.

Ia Penuh dengan Perencanaan

Sungguh suatu anugerah bagi mereka yang menyebutnya perempuan super “super woman”. Karena ia adalah perempuan yang penuh dengan perencanaan. Dengan pertimbangan yang matang ia akan duduk sampai jauh malam memikirkan rancangan masa depan anak cucunya. Jika di luar musim dingin, perempuan ini akan memikirkan bagaimana menyiapkan pakaian hangat ketika musim dingin datang. Sewaktu ia menjadi seorang perempuan muda, ia dengan sangat hati-hati merencanakan invertasi keuangan dan masa depannya dan bagaimana ia menjadi perempuan yang matang.

Setiap detail dari kebutuhan, dicatatnya sebagai bagian dari perencanaan. Ia selalu mengerjakan perencanaanya dengan tepat. Perempuan ini dengan hati-hati akan mengelola rencana keuanganya dan bijak dengan setiap pengeluaran.

Perempuan yang cantik ini juga penuh dengan perencanaannya akan setiap kata yang ia ucapkan. Ia sadar benar bahwa perkataannya dapat menjadi pisau yang melukai atau inspirasi yang menguatkan. Ia adalah seorang yang matang dan dewasa dalam perencanaannya dan tidak pernah kurang akal ketika salah satu dari rencananya yang telah disusunnya gagal.

Ia mengerti Pesona Batiniah dan Jasmaniah

Ia tau dengan benar arti make up. Bukan untuk menutupi kependihan hati, kemarahan atau kerapuhannya. Tetapi untuk memberikan pesona melalui gambaran yang benar mengenai siapa dirinya. Pesonanya tersingkap secara alami dan natural, tidak ada pesona yang bias dalam dirinya. Ia mengerti bahwa pesona batiniahnya membawa pesona jasmaniahnya bersinar sebagai citra siapa ia dimata setiap orang yang melihatnya.

Perempuan super ini mengerti bahwa alam adalah sumber alam dapat memberikan manfaat alami bagi tubuhnya yang semakin hari semakin dimakan usia. Sumber alam dikelolanya sebagai manfaat alami bagi tubuhnya.

Ia tidak pernah melupakan bahwa pesona batiniah adalah bagian  yang paling hakiki dari dirinya yang menyingkapkan siapa dia mata setiap orang. Insan batiniah mencari sumber kehidupan agar pancaran pesona jasmaninya tidak dilihat banyak orang sebagai “topeng monyet” atau suatu pertunjukan teatrikal belaka.

Ia dipuji-puji oleh anak-cucunya bahkan orang-orang mengenalnya sebagai perempuan yang berbahagia. Bagi perempuan yang memiliki parter hidup, suami-suami mereka akan mengatakan “banyak perempuan telah berbuat baik tetapi engkau melebihi mereka semua”. Bagi mereka perempuan-perempuan muda sambil menari mereka tertawa mengenai hari depan mereka. Inilah gambaran dan definisi mengenai tema arti cantikmu (cantik menurutmu).

Perempuan Indonesia adalah perempuan yang unik, berharga, kuat, murah hati, penuh dengan perencanaan, dan ia yang menghargai pesona batiniah yang terpancar dalam pesona lahiriah. Perempuan-perempuan Indonesia harus mencitrakan siapa dirinya yang unik dan sesungguhnya. Ia tidak termakan budaya modern dengan citra negatif yang mengikis kekuatannya tapi ia mempertahankan kekuatannya dan menunjukan siapa dia dan budaya kepada setiap orang yang menatapnya.

Perempuan Indonesia adalah mereka yang merdeka sepenuhnya dalam menghargai keberadaan dirinya. Ia tidak pernah berkata untuk apa aku hidup? Tetapi ia selalu menatap ke depan sambil tertawa “aku hidup untuk hari depan yang penuh dengan harapan”.

Ia disebut cantik karena ia memahami bahwa dia adalah perempuan-perempuan yang berbahagia.


[i] .Malik Adam Nelly dan Toeti Heraty. Seserpih Pinang Sepucuk Sirih Bungan Rampai Puisi Wanita.Dunia Pustaka Jaya, Jakarta. Hlm 17

[ii] Ibid


Jentro IB 

# terdaftar sebagai seorang murid pindahan dari salah satu sekolah internasional di Manado yang gayanya super cool. Isi surat :

The story of my life

I fill bad because im naughty

I want my class to be good and I want my friend to be a rankking student

Partogi IB

# terdaftar sebagai seorang yang suka makan dan mudah memaafkan. Isi surat :

Aku sedih sekali karena anjingku keracunan

Aku sedih karena sudah mengecewakan ms silvia

Aku kelas IB bikin hati ms sedih.”

Esther IB

# Esther yang istimewa karena tidak pernah berhenti berbicara, sedikit arogan, gampang tersinggung, dan susah menghormati. Tapi ia sangat istimewa karena siapa pun yang dapat berbicara dengannya akan mendapati hati seorang gadis kecil yang rapuh. Isi surat :

Aku merasa kehilangan seorang anjing yang namanya Keyli

Aku mau menghormat

Deswita IB

# Deswitha yang punya segalanya dan sangat penuh wibawa di depan teman2 sekelasnya. Isi Surat :

Miss kami minta maaf sudah menyakiti hati miss

Note-nya Miss :

Hallo anak-anak!! Tulisan ini mengenai kalian :). Maaf setengah kelas tidak dimuat karena ms memilih yang terdahulu mengumpulkan suratnya. Senang rasanya melihat sedikit perubahan semenjak hari permintaan maaf berlalu, walaupun tidak begitu banyak tapi yang penting konsisten.

Nanti miss taruh fotonya ya biar keren gmana gitu??? “eye catching“.  Oh ya, sebentar lagi akan naik ke kelas 2. Tau ga??!! Guru kelas 2 galak lho, so you’ve to be nice on new grade :).

# see you stu’ with our new story#


Besok sepertinya akan menjadi senin yang cukup seru. Kenapa nyak?? Karena akan berisi tentang sejumlah surat2 berharga dari anak anak SD  kelas 1 tentang permintaan maaf mereka. Jadi besok berisi pekerjaan mem-posting sejumlah surat unik  yang terpilih, yang ga jangan marah ya..:(

Love u stu’

see ya

^^ bantal guling telah memanggil^^


Sekedar mengingatkan kembali pada diri sendiri bahwa ini adalah blog ke sekian yang telah dibuat dengan tekad dapat dinikmati oleh pemilik. Lebih lagi dapat dinikmati oleh mereka yang lalu lalang.

Jadi blog ini diharapkan dapat memiliki  arti khusus, mendalam, goib, nyeleneh, dan sebagainya bagi mereka yang berhilir mudik mengunjunginya. Juga agar mereka dapat menikmati pesan berantai yang tidak seberapa baik diberikan.

Aduh tidak…dak….dak…dakkkk…..Ada masalah dengan postingan ide di blog ini, karena semua file penting nan berarti telah hilang bersamaan dengan tersumbatnya neuron2 pengantar memori pekerja dan jangka pendek (working and short memory) yang menghilangkan sejumlah folder file penting tsb a.k.a # lupa naroh dan ter-delete #

Jadi sekarang neuron bekerja lebih keras lagi untuk mengingat setiap catatan penting yang pernah singgah di kepala. Hanya saja potongan-potongan masih cukup sulit dicerna. Dengan adanya blog ini ngarep bisa ngompoelin unek2 seadanya tentang sesuatu yang apa adanya agar penikmat menikmat apa yang ada di dalamnya.

# salam persatuan dan persaudaraan#